Senin, 15 Maret 2010 | 16:07 Pengawasan Produk Ilegal Kurang PEKANBARU (satuRiau) - Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, Herliyan Saleh mengakui, maraknya barang elektronik import ilegal di Riau disebabkan lemahnya fungsi pengawasan dari Bea Cukai, Polisi, dan Disperindag.
Pengawasan Produk Ilegal Kurang Senin, 15 Maret 2010 | 16:07 PEKANBARU (satuRiau) - Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, Herliyan Saleh mengakui, maraknya barang elektronik import ilegal di Riau disebabkan lemahnya fungsi pengawasan dari Bea Cukai, Polisi, dan Disperindag.
APBD Dumai 2010 Sudah Bisa Dicairkan Jumat, 12 Maret 2010 | 17:13 DUMAI (satuRiau) - Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi telah menyerahkan Daftar Pencairan Anggaran (DPA) APBD Dumai TA 2010 kepada seluruh SKPD Dumai di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh Dumai Jumat (12/3). 35 UP2K Terima Bantuan Satu Kelompok Dapat Rp 10 Juta Kamis, 11 Maret 2010 | 17:16 DUMAI (satuRiau) - Sebanyak 35 kelompok usaha menerima bantuan Dana Pembinaan Usaha Peningkatan Pendatapan Keluarga (UP2K) kota Dumai tahun 2010. Masing-masing kelompok usaha memperoleh dana sebesar Rp 10 juta.
PT.RAPP Raih Green Industri Award Rabu, 10 Maret 2010 | 13:54 JAKARTA (satuRiau) - Satu lagi pengakuan nasional diperoleh PT.RAPP atas komitmennya untuk secara konsisten menjalankan proses produksi yang ramah lingkungan dan berkontribusi nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Februari, Pekanbaru Inflasi 0,2 Persen Senin, 01 Maret 2010 | 20:49 PEKANBARU (satuRiau) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat terjadi inflasi di Pekanbaru. Namun, inflasi Februari 2010 jika dibanding Januari terjadi penurunan. Setidaknya ini tercermin dari data dikeluarkan yang menyebutkan Pekanbaru pada Februari 2010 mengalami inflasi sebesar 0,2 persen.
Prode November 2009 Ekspor Riau Naik, Import Turun Senin, 01 Maret 2010 | 20:44 PEKANBARU (satuRiau) - Nilai ekspor Riau priode November 2009 mencapai US$1.003,22 juta atau naik 4,43 persen dibandingkan Oktober 2009 yang hanya US$960,66 juta. Sementara nilai import mencapai US$51,18 juta atau turun 33,30 persen dari US$76,73 juta.