 Fery Dumai Ekspres 18 terlihat tenggelam sebagian badan kapal saat mengangkut penumpang dari Dumai menuju Batam, Senin (28/9) di Selat Rupat Bengkalis/Foto: Jonly S
|
Selasa, 29 September 2009 | 19:33 |
DUMAI (satuRiau) – Pihak Adpel Dumai memanggil nakhoda dalam musibah tenggelamnya Dumai Ekspres 18, kemarin. Kendati tidak ada korban jiwa, namun proses hukum terhadap kecelakaan kapal tetap dilakukan.
Administrator Pelabuhan (Adpel) Dumai Yusmardi saat dihubungi satuRiau.com, Selasa (29/09) melalui Kabid Gamat Adpel Dumai, M Natsir Ritonga SH menjelaskan, ferry Dumai Ekspress 18 berangkat dari Pelabuhan Dumai dalam kondisi baik dan laik laut.
Namun dalam perjalanan mengalami gangguan dan bocor, sehingga keberangkatan ke Batam ditunda. Kini ferry naas tersebut menjalani perbaikan di Pelabuhan Terekul Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis.
Menurut Natsir, tindakan yang dilakukan nakhoda ketika mengetahui ada gangguan di dalam kapal sudah benar. Demi keselamatan, menunda keberangkatan dengan membawa kapal menepi dan sandar di Pelabuhan Terekul adalah tindakan yang tepat.
“Tindakan nakhoda sudah benar,” tegas Natsir kepada satuRiau.com di ruang kerjanya Selasa (19/8) kemarin.
Tambahnya, PT Pelnas Lestari Indomabahari sebagai pemilik kapal menanggung segala kebutuhan penumpang ferry Dumai Ekspres 18 selama berada di Dumai. Bahkan penumpang yang keberangkatannya ditunda, ongkosnya dikembalikan kepada penumpang.
Ferry Dumai Ekspres 18 yang dinakhodai M Panjaitan (60) bersama 10 anak buah kapal (ABK) nyaris tenggelam di Selat Rupat Dumai, setelah mengalami kebocoran Senin (28/9) kemarin. Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun setelah mengetahui ada gangguan ratusan penumpang kapal tujuan Batam sempat panik dan histeris.
Kepala Operasi PT Pelnas Lestari Indobahari Dumai Ayong ketika dihubungi secara terpisah menyebutkan, kasus yang menimpa ferry Dumai Ekspress 18 diluar dugaan. Soalnya kebocoran terjadi ketika kapal sudah berlayar.
“Bukan kecelakaan, tapi mengalami kerusakan yang mengakibatkan air masuk ke dalam kapal,” kilahnya. Dia mangkui segala akomodsi dan keperluan penumpang Dumai Ekspres 18 selama berada di Dumai ditanggung perusahaan.[**/Jns]
| |
| » Berita Terkait | | Berikan 4 Syarat, Sawit Jaya Serahkan Lahan | | Wartwan : Khairil Adli Masih yang Terbaik | | Wartawan Ikut Ciptakan Pemilukada Kondusif | | Rp 1,5 M Untuk Atasi Krisis Listrik Dumai | |