35 UP2K Terima Bantuan Satu Kelompok Dapat Rp 10 Juta
Kamis, 11 Maret 2010 | 17:16
DUMAI (satuRiau) - Sebanyak 35 kelompok usaha menerima bantuan Dana Pembinaan Usaha Peningkatan Pendatapan Keluarga (UP2K) kota Dumai tahun 2010. Masing-masing kelompok usaha memperoleh dana sebesar Rp 10 juta.
Penyerahan dana dilaksanakan di gedung Pendopo Sri Bungatanjung Jalan Putri Tujuh Dumai Kamis (11/3). Hadir dalam acara tersebut Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, Ketua Tim Penggerak PKK Dumai Hj Haslinar Zul As, anggota DPRD Dumai, Kadis, Kabag dan kepala kantor di lingkungan Pemko Dumai serta anggota UP2K di lika kecamatan se kota Dumai.
Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi menjelaskan, Pemko Dumai memiliki komitmen kuat dala peningkatan sumber daya manusia (SDM) Kota Dumai. Tak hanya itu, untuk peningkatan perekonomian masyarakat berbagai program sudah dilaksanakan.
Selain bantuan dana UP2K, dana Usaha Ekonomi Kelurahan Simpan Pinjam (UEK SP) sebesar Rp 500 juta per kelurahan sudah disalurkan. Sebanyak 25 kelurahan dari 33 kelurahan di kota Dumai sudah menerima dana tersebut.
“Program UEK-SP di kota Dumai terbukti berhasil dan dapat dikembangkan dengan baik. Hal itu ditandai dengan terjadinya peningkatan modal yang dimiliki UEK-SP di setiap kelurahan di kota Dumai,” terangnya.
Kendati demikian, mengingat dana UP2K serta UEK-SP merupakan dana bergulir, diharapkan agar dalam pengembalian dilakukan dengan baik dan teratur. Hal tersebut penting, agar masyarakat lain yang belum menerima dapat mengambangkan usahanya.
Ketua Panitia Kegiatan Pembinaan Managemen UP2K Kota Dumai 2010 Hj Isnawati dalam laporanya menjelaskan, dana UP2K yang dibagikan kepada kelompok usaha di kota Dumai berasal dari dana APBD Provinsi Riau dan APBD Kota Dumai.
Sebanyak 35 kelompok usaha mendapat kucuran dana masing-masing sebesar Rp 10 juta. Pemberian dana dilakukan untuk membantu modal usaha dalam upaya peningkatan pendapatan keluarga. “Untuk pengembangan usaha diperlukan kordinasi dan kerjasama yang baik dengan semua pihak,” tegasnya.
Sementara Ketua Tim Pengerak PKK Kota Dumai Hj Haslinar Zulkifli AS menjelaskan, program UP2K sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 silam. Kala itu sebanyak 94 kelompok usaha sudah mendapat bantuan.
Berkat kerjasama semua pihak, kata Haslinar, UP2K Kota Dumai cukup berhasil. Buktinya UP2K Anggrek Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat yang dikelola Sulasmi tahun 2008 berhasil sebagai juara I UP2K se Provinsi Riau. Sedangkan UP2K Sei Sembilan dengan usaha kue yang dikelola Musiem di Sei Sembilan juga memperoleh penghargaan.
Namun begitu, agar dana UP2K tersebut berkembang, partisipasi semua pihak sangat diperlukan. Baik tim PKK tingkat kelurahan dan kecamatan diharapkan turut berperan aktif memantau perkembangan kelompok usaha yang dikelola penerima dana UP2K. “Kami berharap bapak camat serta bapak dan ibu lurah turut memantau perkembangan kelompok usaha yang dikelola UP2K se kota Dumai,” harap Haslinar.
Dalam kesempatan itu, arti pentingnya program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) di tengah masyarakat juga dipaparkan. Kepala Kantor Jamsostek Cabang Dumai Hesrizal menjelaskan seluruh masyarakat berhak mendapat jaminan sosial. Tidak terkecuali anggota UP2K se kota Dumai. [**/Jns]