Jum'at, 30/Juli/2010
DAERAH
 
Ponton Hilir Mudik
Hasil Tangkapan Nelayan Terus Menurun



Nelayan tradisional sedang menangkap ikan di Perairan Gaung Inhil


Jumat, 09 Oktober 2009 | 22:06
TEMBILAHAN (satuRiau) – Belakangan ini hasil tangkapan nelayan di Desa Simpang Gaung dan Desa Gembira jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelummnya, akibat hilir mudiknya ponton pengangkut kayu berukuran besar milik PT Bina Duta Laksana (BDL) diperairan Gaung.

Pada hal selama ini didua desa dikecamatan Gaung tersebut, dikenal sebagai salah satu sentral pengasil ikan air tawar (ikan Pelompong, Toman, kepar dan biawan) dikabupaten Indragiri Hilir. diketahui dari kawasan tersebut biasanya hasil tangkapan ikan nelayan hingga ratusan ton dalam setiap tahunnnya.

“Dahulu untuk mendapatkan ikan masih relative mudah, sekali turun nelayan mampu memangkap ikan hingga puluhan ton. Tapi belakangan ini kondisinya sudah terbalik. Kejadian ini tidak terlepas dengan seringnya hilir mudik ponton pengangkut kayu diperairan Gaung,” ujar Arfan salah seorang nelayan di kecamatan Gaung kepada wartawan belum lama ini.

Dampak yang terasa, naiknya harga ikan air tawar yang selama ini banyk dikonsumsi oleh masyarakat tempatan. Bahkan 10 hari selepas lebaran lalu, harga ikan pelompong mencapai Rp 35.000/kg. Padahal sebelumnnya itu tidak pernah terjadi, dengan hanya mengeluarkan uang Rp 15-20 ribu masyarakat sudah mampu untuk mendapatkan satu kilogram ikan pelompong.

Kondisi yang sama juga terjadi pada ikan kepar biawan dan pelomponng. Meski kenaikan tidak sebesar harga ikan pelompong, tapi dirasakan cukup mencekik warga masyarakat dimana kebutuhan hidup belakangan ini terus meningkat dan tidak sebanding dengan penghasilan yang didapat.

“Belakangan harga ikan air tawar tersebut naik dan rasanya makin sulit saja untuk dijangkau oleh warga berpenghasilan pas-pasan seperti saya. Tapi karena sudah lama tidak makan ikan pelompong, meski harganya mahal, saya paksakan juga untuk membelinya,” ujar Edi salah seorang pembeli. [**/spt]
» Berita Terkait
Soal Rekening Gendut, KPK Tunggu Kerja Polri
Yusril Minta Maaf Pada Pengurus PBB
Beckham Rayu Ronaldinho ke Galaxy
737 RTSdi Teluk Binjai Terima Raskin

 

 
 
 
 
| Redaksi | FotoNews | LowonganKerja| DirectoryRiau | Index |  
satuRiau.com | satuNews.com