SIAK (satuRiau) - Program konversi minyak ke gas di sejumlah daerah
di Riau, tampaknya baru masih sebatas wacana. Pemerintah dianggap tidak
siap menjalankan program ini dengan baik.
Di Siak misalnya, rencana peluncuran konversi minyak ke gas ini, hanya dianggap masyarakat setempat sebagai program yang tak jelas. Sebab, sejak September tahun lalu, dan sekarang memasuki Februari 2010, kabar realisasi program konversi ini semakin tidak jelas.
"Kita sudah konfirmasi kepada provinsi dan pusat, namun sampai sekarang belum ada kepastian kapan realisasi pembagian tabung gas LPG ukuran 3 kg, beserta kompornya," kata kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Siak, H Darwilis, SE pada wartawan.
Menurut dia, Disperindag telah berupaya terus melakukan persiapan, termasuk menyurati 107 pangkalan minyak tanah di Kabupaten Siak, serta 7 agen minyak lainnya. Sebab, pangkalan dan agen minyak ini, nanti akan menjadi pangkalan dan agen LPG ukuran 3 kg.
"Semuanya sekarang tergantung pertamanilah, kita hanya menunggu, dan seluruh persiapan telah kita lakukan, ya kita tunggu sajalah," tutupnya dengan nada kecewa. [**/brc] |